Langsung ke konten utama

New Post

Spirit Fanny Ngeblogging

Dear Readers, Menambah pandangan dari kaca pengalaman orang lain, juga bisa menambah sudut pandang kita, lho. Setuju ya? Spirit Fanny Ngeblogging menjadi suntikan energi untukku juga dalam ngeblogging. Itu lah maksud dari task 4B Blogspedia Coaching #5. Berbinar hati ini bisa mengenal lebih dekat dengan Rahilla Fanny, partner bermainku di sesi 4B. Selama coaching ini, sebatas melihat 'text' dan 'sedikit suaranya'. Maka, kesempatan ini ku gunakan untuk menggali tentangnya lebih dalam.  Alasan Fanny Ngeblogging 1. Passionate di bidang literasi Perempuan asal Aceh ini suka menulis dan segala hal yang terkait literasi . So do I am! Fanny-begitu sapaanya-memilih blog sebagai ruang untuk latihan menulis. Karena blog itu mudah, juga murah. Harapannya kemampuan menulisnya akan meningkat bila sering dilatih di halaman blog. Menyambung juga dengan passionnya yang ingin berkarir di bidang literasi/kepenulisan. Sebelumnya juga pernah mengerjakan beberapa job terkait kepenulisan. Ma

Berkebun Mudah Dari Rumah

 

Berkebun mudah dari rumah


Adakah yang sepakat dengan judul diatas?

Dulunya saya menjawab tidak! 

Sejak dulu tidak ada minat bermain tanah dan tanaman. Sudah lama mengklaim diri tak pandai merawat tanaman dan juga hewan peliharaan. Mungkin karean sejak dulu di keluarga juga tidak terbiasa mempunyai 'peliharaan'. Jadi, secara ilmu dan pengalaman tidak ada. 

Setelah menyimak kuliah tamu Jumagi tentang berkebun bersama ahli, yaitu Britania Sari. Baru itu kali pertama ku belajar serius selama 2 jam tentang berkebun. Saat itu dijelaskan dengan lengkap oleh beliau segala hal tentang berkebun. Hasilnya, saya tertarik dan berminat mencoba berkebun. Bukan semata karena ada challenge yang harus dikerjakan, tapi karena ingin bisa.

Dikuatkan lagi oleh statement dari pemateri bahwa "tidak ada tangan panas", mitos yang selama ini mengutukku dan menjadi alasan ku untuk tidak belajar berkebun. Bahwa semua orang bisa berkebun, akan sukses menanam bila mau berusaha belajar dan praktek. So, aku coba mematahkan mitos sesat itu dan praktek atas teori yang sudah kudapatkan. 

Break my limit! ini yang sedang kulakukan, dengan mendobrak kuadran yang aku tidak bisa dan aku tidak suka. Harapannya bila aku bisa, lama kelamaan aku kan menyukai berkebun. Motivasinya karena ingin merasakan manfaatnya yang begitu banyak, selain itu karena aku tuh doyan sayur, pengen banget bisa metik sayur dari halaman sendiri. 

Mulai dari yang mudah, mulai dari rumah

Mulai dari step yang mudah, yaitu regrow, dari tanaman yang mudah tumbuh dan umur pendek, yaitu bayam. Karena gemar membuat minuman seduhan herbal, maka ku coba regrow kunyit, jahe, temu kunci dan sereh. kucoba juga menanam biji pepaya dan benih bayam.

Setelah menyimak materi kucatat perlengkapan yang diperlukan: tanah, pupuk kandang/humus, sekam bakar, sekam mentah, pot ukuran 35cm dan 20cm, cetok. benih bayam. 

Semua kubeli baru dari toko bunga yang bisa delivery ke rumah, kecuali tanah Bersama anak-anak kami belajar berkebun bersama. Sangat menyenangkan! kami belajar sambil bermain. Semoga hasilnya nanti baik sehingga lebih semangat lagi berkebunšŸ˜Š

Pertama, siapkan media tanam: tanah, pupuk humus (pupuk kandang tidak tersedia), sekam bakar dengan takaran sama. Diaduk rata, dibagi ke pot-pot dan disimpan selama 3 hari di tempat teduh.


Persiapan media tanam
Persiapan media tanam

Setelah media tanam siap (setelah 3 hari), tancapkan empon-empon yang akan di regrow, letakkan di tempat yang teduh juga/ tidak banyak mendapat sinar matahari (khusus empon-empon jahe, kunyit, kunci)

regrow sereh





Persiapan empon empon yang akan diregrow



Tanam biji pepaya

benih bayam yang akan disemai


 

#berkebunchallenge

#challenge4gp5

#gemaripratama5


Komentar

Postingan Populer