Langsung ke konten utama

New Post

Resensi Buku: Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Dear Readers, Sebagai pemuda, tepat sekali bila saat ini membaca buku Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa. Mengapa? Karena Alvi Syahrin-sang penulis-bisa menjadi teman bicara yang asyik dan pengertian. Pengertian? Ya, penulis mengerti benar keresahan yang menjangkiti banyak orang. Keresahan akan masa depan dan mempertanyakan aktualisasi diri. Penulis menjawab beragam tanda tanya teman bicaranya-pembacanya- dengan story telling dalam buku ini. Perjalanan hidup penulis sebenarnya tak berbeda jauh dengan kebanyakan orang. Berjumpa dengan kegagalan, kesusahan, penolakan dan semacamnya. Rangkaian moment dalam hidup penulis diceritakan pada tiap bab dalam buku ini, sejak lulus SMA hingga sekarang, ia mampu produktif, menulis beberapa buku. Sinopsis Masa depan itu ‘seolah’ mulai tampak nyata sejak kita lulus SMA. Sejak itu juga kekhawatiran datang makin mendekat. Memilih perguruan tinggi, jurusan apa yang akan diambil, langsung lanjut kuliah atau jeda dulu. Mengabulkan harapan orang tua atau m...

Hukum 72


disampaikan oleh Safir Senduk pada webinar Kiat Cerdas Mengelola Income Keluarga di Masa Pandemi


Investasi adalah pilihan tepat sebagai salah satu cara mempersiapkan dana masa depan. Salah satu pilihan yang jamak dipilih oleh masyarakat Indonesia adalah deposito. Hal itu disebabkan deposito bersifat aman, bunga pasti, pilihan tempo simpanan beragam, modal relatif kecil, resiko minim dan pastinya return of investmentnya kecil. 

Jadi berapa lama kita bisa memperoleh return of investment sesuai dengan modal yang ditanam?
Cara menghitungnya bisa dengan menggunakan Hukum 72.
Misal: dana yang didepositokan 10 juta, dengan bunga 6% per tahun, maka 72/6 = 12 
Jadi, butuh waktu 12 tahun agar dana berlipat sebesar modal yang kita tanam

Cukup lama, kan....
Pilihan investasi yang return of investment nya besar dan relatif cepat mempunyai resiko yang tinggi
Contoh: Obligasi dan Reksadana (saham, pasar uang, saham campuran, dll)

Apabila kita masih masa muda, pada kondisi financial yang kuat, beranilah berinvestasi di pilihan yang beresiko tinggi.
Sebaliknya bila sudah mendekati masa pensiun, investasi emas dan properti for rent, adalah pilihan yang tepat. 

Komentar

Postingan Populer