Langsung ke konten utama

New Post

Perempuan Negeri Di Atas Air Bicara Rasa : Rasa Penasaran Terhadap Perempuan Desa Kecamatan Danau Panggang Yang Berbuah Pelajaran

Sebuah pelajaran yang diserap dari para perempuan Negeri Di Atas Air, tentang bicara rasa dan asa. Apa yang ada di benak seorang perempuan Jawa melihat rumah-rumah berjejer di tengah sungai seluas lautan?  Shock! Heran, kok bisa ada pedesaan di tempat yang minus daratan! Banyak pertanyaan di kepala Perasaan yang perlu dikonfirmasikan Penasaran yang butuh jawaban Ini bukan tentang rasa-rasa dalam radar lara atau nestapa Ini tentang rasa penasaran yang berbuah pelajaran Geo-shock!  Mungkin Anda juga akan ternganga melihat sungai yang begitu besar di kanan kiri jalan yang Anda lalui. Terlebih jika kita sama, mulai lahir, tumbuh dan hidup di Pulau Jawa. Berapa sih lebar sungai di Jawa itu? Di hulu sungai pun, paling besar mungkin 200 meter-an saja. Rata-rata sungai di Jawa lebarnya  30-80 meter. Dan itupun jumlahnya tak banyak.  Melihat peta geografis posisi Pulau Kalimantan ada di atas Pulau Jawa. Nampak tak begitu jauh, ya? BaBayangannya tak beda jauh dengan Pulau Jawa...

Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong

 Jurnal Puasa Pekanan Tahap Kepompong #pekan4

#melatihkonsistensi

#puasascrollmediasosialgadgettimesore

Pekan 4

Pekan ini pekan terakhir tantangan puasa di tahap kepompong Hutan Kupu Cekatan. Judul masih sama dengan 2 pekan sebelumnya, yakni : puasa scroll media sosial gadget time sore. Apakah progressnya sama dengan pekan-pekan sebelumnya? Berikut ceritanya :

Pekan 4 ini saya jarang tidur siang karena padatnya aktivitas, itu berimbas juga pada kegiatan gadget time sore. Tidak banyak waktu untuk leyeh-leyeh mager sebangun tidur siang, scroll medsos pun jadinya terkontrol. Telaah dari pekan-pekan sebelumnya mostly gadget time tak terkontrol saat bangun dari tidur siang. Maka saya pikirkan bagaimana cara mengatasinya. Kemarin coba terapin gagasan, bangun sebelum adzan ashar, kemudian scroll medsos hingga selesai adzan, kemudian segera bangun dan shalat. Cukup efektif! karena si kecil siang itu cepat tidur siang, dan di jam yang jauh dari waktu ashar (sebelum jam 1 siang). Lain ceritanya bila si kecil tidur siangnya mendekati waktu ashar (sekitar jam 2), waktu tidur siangku jadi sangat singkat, ujungnya bangun-bangun pusing dan mager, scroll medsos tak terkontrol deh!.

Sadar, habit ini yang cukup susah diubah. Namun niat ingin lebih produktif dan istiqomah shalat tepat waktu, jadi motivasi kuat! Walau puasa pekanan ini telah usai namun puasa mandiri ingin tetap kujalani. Satu dua strategi mungkin belum cukup untuk merubah diri, ku sesuaikan saja dengan situasi dan kondisi. Cara tepat pula adalah merancang rencana sebelum tidur berlangsung. Apa yang harus ku kerjakan dengan gadget saat 'mengumpulkan ruh untuk bangun' sehingga gadget time sore bisa efektif dan tetap produktif!



Jurnal Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong Hutan Kupu Cekatan
Jurnal Puasa Pekan 4


Komentar

Postingan Populer