Langsung ke konten utama

New Post

Menumbuhkan Otonomi dan Motivasi Internal pada Anak

Rangkuman seminar parenting bertajuk " Tak Ada Orang Tua yang Sempurna " dengan narasumber Ibu Najeela Shihab dan Sekolah Murid Merdeka (SMM). Surabaya, 03 November 2025 diselenggarakan oleh SMM Gubeng-Surabaya. Persepsi Orang Tua tentang Tanggung Jawabnya Menumbuhkan otonomi dan motivasi internal pada anak sejatinya menjadi fokus utama orang tua dalam mengasuh dan mendidik buah hatinya. Sekalipun kita merasa belum menjadi orang tua yang sempurna. Faktanya, memang tak ada orang tua yang sempurna. Lantas, sebaiknya bagaimana menjadi orang tua yang ideal? Mari kita refleksi, figur disiplin seperti apa yang selama ini saya lakukan? Penghukum, pembuat rasa bersalah, teman baik, pemantau atau penumbuh? Tentu ada alasan, persepsi atau pengalaman yang membentuk kita menjadi figur tersebut.  Tipe Orang Tua Permisif Mungkin sebagian orang tua ingin menjadi teman baik sang buah hati. Ternyata, kita tak kan bisa menjadi teman baik anak karena ada kesenjangan yang begitu lebar diantarany...

Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong

 Jurnal Puasa Pekanan Tahap Kepompong #pekan4

#melatihkonsistensi

#puasascrollmediasosialgadgettimesore

Pekan 4

Pekan ini pekan terakhir tantangan puasa di tahap kepompong Hutan Kupu Cekatan. Judul masih sama dengan 2 pekan sebelumnya, yakni : puasa scroll media sosial gadget time sore. Apakah progressnya sama dengan pekan-pekan sebelumnya? Berikut ceritanya :

Pekan 4 ini saya jarang tidur siang karena padatnya aktivitas, itu berimbas juga pada kegiatan gadget time sore. Tidak banyak waktu untuk leyeh-leyeh mager sebangun tidur siang, scroll medsos pun jadinya terkontrol. Telaah dari pekan-pekan sebelumnya mostly gadget time tak terkontrol saat bangun dari tidur siang. Maka saya pikirkan bagaimana cara mengatasinya. Kemarin coba terapin gagasan, bangun sebelum adzan ashar, kemudian scroll medsos hingga selesai adzan, kemudian segera bangun dan shalat. Cukup efektif! karena si kecil siang itu cepat tidur siang, dan di jam yang jauh dari waktu ashar (sebelum jam 1 siang). Lain ceritanya bila si kecil tidur siangnya mendekati waktu ashar (sekitar jam 2), waktu tidur siangku jadi sangat singkat, ujungnya bangun-bangun pusing dan mager, scroll medsos tak terkontrol deh!.

Sadar, habit ini yang cukup susah diubah. Namun niat ingin lebih produktif dan istiqomah shalat tepat waktu, jadi motivasi kuat! Walau puasa pekanan ini telah usai namun puasa mandiri ingin tetap kujalani. Satu dua strategi mungkin belum cukup untuk merubah diri, ku sesuaikan saja dengan situasi dan kondisi. Cara tepat pula adalah merancang rencana sebelum tidur berlangsung. Apa yang harus ku kerjakan dengan gadget saat 'mengumpulkan ruh untuk bangun' sehingga gadget time sore bisa efektif dan tetap produktif!



Jurnal Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong Hutan Kupu Cekatan
Jurnal Puasa Pekan 4


Komentar

Postingan Populer