Langsung ke konten utama

New Post

Resensi Buku: Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Dear Readers, Sebagai pemuda, tepat sekali bila saat ini membaca buku Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa. Mengapa? Karena Alvi Syahrin-sang penulis-bisa menjadi teman bicara yang asyik dan pengertian. Pengertian? Ya, penulis mengerti benar keresahan yang menjangkiti banyak orang. Keresahan akan masa depan dan mempertanyakan aktualisasi diri. Penulis menjawab beragam tanda tanya teman bicaranya-pembacanya- dengan story telling dalam buku ini. Perjalanan hidup penulis sebenarnya tak berbeda jauh dengan kebanyakan orang. Berjumpa dengan kegagalan, kesusahan, penolakan dan semacamnya. Rangkaian moment dalam hidup penulis diceritakan pada tiap bab dalam buku ini, sejak lulus SMA hingga sekarang, ia mampu produktif, menulis beberapa buku. Sinopsis Masa depan itu ‘seolah’ mulai tampak nyata sejak kita lulus SMA. Sejak itu juga kekhawatiran datang makin mendekat. Memilih perguruan tinggi, jurusan apa yang akan diambil, langsung lanjut kuliah atau jeda dulu. Mengabulkan harapan orang tua atau m...

Tantangan 30 Hari Fase Kepompong #day17

 Jurnal Tahap Kepompong #day17

#melatihkonsistensi

Hari ketujuhbelas

Sehari setelah blog beralih ke TLD jadi mikir, ini blog mo berwajah bagaimana yaa...Berangkat dari niat keinginan punya dan belajar platform sosial media lain, yang berbeda dari yang sudah dipunya sebelumnya. Berawal ingin punya wadah tulisan namun yang tidak bisa terbaca oleh orang-orang di lingkaran terdekat, aneh yaa...hahaha, itulah saya, saat ini justru nyaman menulis dalam 'kesunyian', mungkin kurang percaya diri. Kebutuhan wadah untuk menulis jurnal dalam kelas Bunda Cekatan salah satu alasan juga. Ingin berbeda platform dari pengumpulan tugas kelas Bunda Sayang yang lalu, maka terbersitlah ide create instagram dan blog. Ternyata instagram kurang nyaman, karena terbatas jumlah tulisan captionnya, tidak bisa menulis panjang. Ingin beralih ke blog, tapi saya belum punya dan belum bisa. So, tercetus ide, blog ini saya jadikan fokus belajar di kelas Bunda Cekatan. Blog sebagai fokus belajar sekaligus wadah penulisan progressnya. Jadinya, isinya kebanyakan jurnal tantangan di kelas Bunda Cekatan, walau ada 1-2 artikel tema lain. 

Baru saja membaca web tutorial favorit https://www.blogspedia.my.id/2020/01/cara-gampang-memilih-niche-blog-untuk-newbie-bloggers.html membahas tentang Niche atau tema blog. Refleksi sedikit, jadi blog ini Niche-nya belum spesifik, lebih seperti buku harian/jurnal. Sedangkan niche blog popularnya antara lain: lifestyle, parenting, beauty and fashion, travelling, dll. Hmmm....kembali ke niat awal, yakni belajar create blog, secara otodidak nih yaa, jadi fokus saya di blog ini adalah pengenalan dan eksplorasi berbagai toolsnya, belum ke bagian isinya/kontennya, karena kurang waktu bila mengerjakan keduanya. Goal saya adalah paham banyak tools pada blogger, mengutak-atiknya, paham teknis-teknisnya dulu. Belajar cara optimalisasi blog, SEO friendly dan hal teknis lainnya. 

Harapannya setelah kelas Bunda Cekaran ini berakhir, goals saya tercapai, dan next project untuk mengisinya dengan konten-konten yang oke bisa segera terwujud. Sudah mengantongi cara menentukan niche yang gue banget. Sepintas terbayang ingin niche yang seperti apa blog ini nanti..one bite a time!

Badge Tantangan 30 Hari Tahap Kepompong #day17
Need improvement!


#institutibuprofesional

#hutankupucekatan

#tahapkepompong

#latihilmunya30hari

Komentar

Postingan Populer